Magelang Kota – (SIN) – hujan deras yang mengguyur Kota Magelang mengakibatkan Pasangan Batu Pondasi milik Suryadi sepanjang 5 meter dan tinggi 3 meter runtuh tempat kejadian Kelurahan Wates Kecamatan Magelang Utara Kota Magelang Jawa Tengah Selasa (25/01)
“Adapun kronologis kejadian sekira pukul 16.00 wib terjadi hujan yang sangat lebat hingga malam hari saat itu Suryadi pemilik talud panjang 5 meter dan tinggi 3 meter RT 04/03 Kelurahan Wates Kecamatan Magelang Utara akan melaksanakan shalat subuh berjamaah di mushola dekat rumahnya.
“Tiba- tiba mendengar suara gemuruh ternyata Pondasi ambrol dan menghantam rumahnya tembok bagian ruang tamu akibatnya retak cukup parah.
Tidak itu saja rumah milik Basir yang berdekatan dengan rumah milik Suryadi tembok panjang 5 meter dan tinggi 2.5 meter juga mengalami kerusakan cukup parah.
” Atas kejadian tersebut dua orang yang rumahny rusak , Suryadi dan Basir untuk sementara mengungsi di tempat saudaranya
“Menurut Plt.BPBD Kota Magelang Machbub yang meninjau langsung di tempat kejadian mengintruksikan kepada seluruh jajaran untuk membantu pembersihan longsoran sambil menunggu penanganan permanen dari pemerintah Kota Magelang .Tidak ada korban jiwa dalam longsoran tersebut ,namun kerugian di taksir puluhan juta. ucapnya
Di tempat yang sama Garda Relawan Indonesia ( GRI) Kota Magelang Hery Prastowo yang ikut membersihkan longsoran tersebut sangat prihatin mengharapkan agar para korban yang rumah rusak agar selalu di berikan kesabaran dan ketabahan ia menghimbau kepada masyarakat agar waspada cuaca extrim khusunya yang tempat tinggalnya dekat dengan tebing agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan.Garda …
Tanggap….Tangguh.tegas Hery
” Dalam kegiatan karya bakti di antaranya :BPBDDamkar Linmas PMI Garda Relawan (GRI) Indonesi.Relawan Bravo,Mertoyudan.Koramil,Magelang Utara.Polsek Magelang utara
Dan masyarakt saling bahu membahu untuk membersihkn longsoran tersebut pungkasnya
(Sumarno)





