BANDAR LAMPUNG, – (SIN) – Suasana di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung mendadak memanas menyusul aksi unjuk rasa yang digelar oleh kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Lampung Melawan. Aksi yang awalnya berjalan pada Selasa 27 Oktober 2026, penyampaian pendapat ini sempat diwarnai aksi saling dorong antara massa demonstran dengan aparat keamanan yang berjaga.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ketegangan bermula ketika massa aksi mendesak agar perwakilan mereka dapat masuk dan aspirasi rakyat dibahas langsung di dalam gedung DPRD. Namun, barikade aparat kepolisian dan Satpol PP yang berjaga di pintu masuk sempat menahan laju massa, sehingga memicu gesekan dan aksi saling dorong di area gerbang gedung dewan.
Meski sempat terjadi ketegangan fisik dan adu argumen antara aparat dan pengunjuk rasa, situasi berhasil diredam setelah petugas dan orator aksi berupaya menenangkan massa agar tetap kondusif. Aparat kepolisian terlihat berulang kali menyerukan agar peserta aksi tetap tenang dan menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi.
Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan instansi terkait, sementara perwakilan massa masih berupaya melakukan negosiasi untuk dapat menyuarakan tuntutan mereka secara langsung kepada pihak legislatif. (*)






