AROFAH DTS MR di Serambi GAMA 1 Jombang, Mengelar Pelatihan Batik SHIBORI Jepang.

Jombang Jawa Timur – (SIN) – AROFAH DTS MR menggelar Pelatihan Batik Shibori dari Jepang. Kegiatan yang diikuti oleh Ibu-ibu anggota penggajian dan para remaja putri dari Pondok Pesantren GAMA 1 Gadingmangu kecamatan Perak kabupaten jombang pada Kamis (6/4/2023) di Rumah Ibu Arofah dilingkungan Ponpes GAMA 1. Dan pelaksanaan pelatihan dilakukan di serambi ponpes GAMA 1 Gadingmangu kecamatan Perak.

Kepada awak media Ibu Arofah menyampaikan, “Batik Shibori ini prosesnya sangat mudah, simple dan cepat. Ini yang menginspirasi saya untuk belajar Batik Shibori dari Jepang, ” tuturnya.

“Pada hari ini Grup AROFAH DTS MR melakukan pelatihan kepada 50 ibu-ibu dan remaja putri di serambi ponpes GAMA 1. Bahan yang kita butuhkan adalah kain polos putih dan pewarna yang saya pesan dari PKK Kecamatan Perak. Harga bahan Rp50. 000 permeter, waterglass 100 ml dan pewarna remasol 30 gram perubahan, “ujar Arofah.

Arofah menambahkan, Batik Shibori ini merupakan batik Kekinian dari Jepang”, merupakan tehnik pewarnaan kain yang mengandalkan teknik ikatan dan celupan ke pewarna. Motif yang dihasilkan sering kali tidak jauh beda dengan batik. Meskipun dari segi pengerjaan lebih mudah dan sederhana.

“Sudah banyak pola dan corak yang kami buat, baik di kain maupun diproduksi langsung dalam bentuk kaos, bisa memakai pewarna alami dan pewarna buatan, kita bisa memakai tumbuhan-tumbuhan di sekitar untuk memberi warna pada batik Shibori yang kita buat. Sedangkan pewarna yang kami pakai untuk pelatihan Batik Shibori hati ini pewarna yang kami pesan dari Semarang,”ucap Arofah yang sudah mengikuti pelatihan Batik Shibori ini.

Pada pelatihan kali ini peserta akan diajari cara melipat kain, kemudian cara mencampur pewarna yang dilanjutkan bagaimana cara mrnyelup kain yang sudah dilipat ke cairan pewarna sesuai dengan keinginan peserta.

Berdasarkan pantauan dilokasi pelatihan acara dimulai jam 10.00 wib dengan mempersiapkan pembuatan pewarna sekitar 1 jam, warna yang dibuat adalah warna hitam, merah, hijau, biru, ungu, kuning dan warna lainnya. Kemudian proses celup kain yang sudah dilipat sesuai pola yang dibuat peserta sekitar satu jam.

“Pembuatan warna sampai proses celup membutuhkan waktu 2 jam, setelah proses celup selesai kain yang sudah terwarnai ditiriskan diatas koran agar air yang menempel dikain jadi berkurang. Setelah agak kering pola kain dibongkar dan batik Shibori sudah jadi dan langsung dikeringkan, ditempat yang sudah disiapkan, “terang Arofah.

Dan hasilnya setelah kering sangat indah dan menarik. Yang menarik pembuatan batik Shibori tidak memerlukan tempat yang luas dan bisa dikembangkan menjadi UKM dan bisa menjadi pendapatan tambahan bagi para peserta pelatihan.

“Saya sangat senang bisa mengikuti pelatihan Batik Shibori ini. Caranya sangat gampang dan tidak membutuhkan waktu berhari-hari seperti Batik tulis. Kami ingin memproduksi batik Shibori ini bersama dengan Ibu-ibu dan para remaja putri GAMA 1,” tutur Ulaifah Hartono peserta pelatihan. (Red-tim).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *