Banjir Bandang Terjang OKU Selatan, 3 Warga Bayur Dikabarkan Hilang Terseret Arus Sungai

MUARADUA – (SIN) – Peristiwa banjir bandang besar kembali terjadi di Kabupaten OKU Selatan dan menerjang setidaknya 4 kecamatan. Peristiwa bencana meluapnya sungai hulu Saka terjadi Rabu, 5 Juli 2023.

Menurut informasi yang beredar di media sosial, banjir bandang menerjang kecamatan Muaradua Kisam, Kisam Tinggi dan Kecamatan Runjung Agung.

Bahkan informasi yang dihimpun banjir telah memakan korban jiwa, tiga warga Lawang Agung, Bayur Kecamatan Muaradua Kisam dikabarkan hilang terseret arus sungai.

Saat ini menurut informasi yang beredar dua korban hanyut diseret banjir bandang sudah ditemukan, sementara korban satu lagi masih belum ditemukan.

Kabar lainnya dari video yang beredar di masyarakat 1 rumah warga hanyut diterjang banjir di desa Ulak Pandang.

Tidak hanya itu puluhan rumah lainnya juga ikut terendam bahkan hingga dikecamatan Runjung Agung seperti desa Tanjung Kurung.

Sebuah video mengenai banjir bandang di Kisam Tinggi Ulak Pandan telah menyebar luas. Video berdurasi 60 detik tersebut menunjukkan banjir yang dahsyat di Sungai hulu sungai Saka.

Dalam video tersebut, terlihat sebuah rumah panggung yang berada di dekat sungai terbawa oleh arus banjir yang deras. Jeritan ketakutan terdengar dalam video tersebut.

Rumah tersebut kemudian terus terbawa arus sungai dan akhirnya tersangkut di sebuah jembatan sejenak sebelum akhirnya hancur berkeping-keping.

Sementara BPBD OKU Selatan melalui akun FB nya membenatkan dan menginformasikan telah terjadi bencana banjir di desa Ulak Pandan Kecamatan Kisam Tinggi, pada Hari Rabu 5 Juli 2023.

Tim BPBD OKU Selatan Sekarang sudah Menuju Kelokasi Banjir untuk Melakukan Survey dan Pertolongan

“Ini Merupakan Informasi Sementara, untuk Update Terkait Korban dan Dampak dari Banjir, akan diinformasikan kembali,” kata BPBD OKU Selatan

(Dilansir dari HARIANOKUS.COM)

(Refki)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *