Oku Selatan – (SIN) – Banjir bandang yang terjadi dan menerjang 3 kecamatan di wilayah OKU Selatan ternyata memakan korban jiwa. 3 warga desa Lawang Agung Bayur, Kecamatan Muaradua Kisam dikabarkan hilang terseret banjir. Rabu 05-07-2023,11:44 WIB
Ketiga warga itu menurut keterangan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU Selatan merupakan satu keluarga yakni, Karno (60), Sarmi (60) dan anaknya Toyib (30).
Ketiganya dikabarkan hilang setelah satu buah gubuk yang didiami satu keluarga itu hanyut diterjang banjir bandang Rabu pagi di desa Lawang Agung Bayur Kecamatan Muaradua Kisam.
Dari tiga korban warga yang hilang itu menurut keterangan hingga siang ini baru satu korban yang berhasil ditemukan yakni Sarmi.
Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal. Sedang dua korban lain suami dan anaknya masih belum diketemukan.
Warga dibantu tim dari Basarnas, BPBD dan lainnya saat ini tengah mekakukan pencarian terhadap korban yang hilang dan belum ditemukan.
“Kalau pagi tadi baru satu korban ditemukan, untuk dua orang lagi masih dilakukab pencarian olrh warga dan tim pencari,”kata Karsimin warga Bayur Muaradua Kisam.
Dikataknnya banjir menerjang wilayah Bayur setelah hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak kemarin malam. Hujanh yang terus menerus berlangsung hingga pagi menyebabkan air sungai saka dibagian hulu dan sejumlah anak sungai lainnya meluap.
“Ada banyak anak sungai juga meluap dan bermuara ke saka akibat hujan lebat dari semalam,” ujar Karsimin.
Saat ini air sungai sudah mulai berangsur surut pasca sempat baik dengan ketinghian lebih dari 2 meter. “Kalau sekarang sudah bwrangsur surut,”ujar Karsimin.
(Refki)






