Nias Sumut – (SIN) – Diklat Kepemimpinan Kepala Sekolah Tingkat SD Dan SMP Lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Nias dilaksanakan di dua tempat yakni ; di Aula Gedung Howu-Howu Lasara Idanoi, dan di Aula Gedung Paroki Hiliweto Gido, Selasa, Rabu, Kamis (19 s/d 21/2022).
Kabid Kebudayaan sekaligus PLH Bidang Pembinaan Ketenagakerja Ya’atulo Telaumbanua, dalam keterangan temu pernya mengatakan bahwa adapun tujuan pelaksanaan Diklat ini adalah supaya ada peningkatan mutu para pimpinan satuan kerja khususnya lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Nias yaitu Kepala Sekolah SD dan SMP sehingga dengan pelaksanaan Diklat ini dapat di implementasikan ditempat satuan mereka masing-masing,”ujar Ya’atulo Telaumbanua diruang kerja Kadis Pendidikan Kabupaten Nias, Jum’at (22/07/2022).
Lanjutnya, jadi pelaksanaan Diklat ini sudah kami laksanakan dari tanggal 19 s/d 21 Selasa, Rabu, dan Kamis dengan peserta ada sejumlah 131 orang kepala sekolah, yang dibagi dua jenjang yaitu jenjang SD sebanyak 85 orang kepala sekolah, dan untuk SMP ada 46 orang kepala sekolah,”jelas Kabid Kebudayaan Ya’atulo Telaumbanua.
Terlaksana selama tiga hari pada hari pertama dan di buka langsung oleh bapak Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Nias, dan pada hari Kamis terakhir, dan sesuai dengan rencana ditutup oleh bapak Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Nias, namun karena ada dua tempat untuk Diklat SMP menggunakan gedung Howu-Howu, dan untuk Diklat SD dilaksanakan di gedung Aula Gedung Paroki Hiliweto Gido. Jadi rencana penutupan kemarin kami satukan karena supaya adil, pada pembukaan kemarin dilaksanakan di gedung Howu-Howu, untuk penutupan juga secara adil SMP mau bergabung di tempat aula Paroki namun karena situasi cuaca curah hujan tidak berhenti sampai jam lima maka acara penutupnya dilaksanakan masing-masing.
Sesuai dengan petunjuk bapak Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Nias agar sertifikat para kepala sekolah yang ikut Diklat akan menerima sertifikat sebagai oleh – oleh para peserta kepala sekolah. Namun karena situasi juga ada kendala dan data juga kurang lengkap dari peserta itulah menjadi kendala sehingga tertunda pemberian sertifikat yang dimaksud. Kami menyadari ada banyak kekurangan baik dari panitia, dan juga Nara sumber kesimpulannya pelaksanaan Diklat dapat terlaksana dengan baik.
Namun tidak semua kepala sekolah ikut karena sekolah sama kita di kabupaten Nias ada 215 sekolah, yang bisa tertampung dalam anggaran biaya hanya 131 sekolah, SD 85 dan SMP 48 itulah adalah anggaran yang kita gunakan.
Ditempat yang sama, Plt. Kadis Faozanolo Zai, S.Pd juga sampaikan bahwa sehubungan dengan Diklat ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi kepala sekolah, dan sesuai materi yang kami sampaikan karena saya sendiri membidangi sifat kepemimpinan, dan kami sudah jelaskan kepada peserta walaupun seluruhnya tidak tertampung karena keterbatasan anggaran.
Dan kita rencanakan kalau kedepan dan tentunya yang kita utamakan yang belum ikut, kurang lebih 100 lagi yang belum ikut Diklat.
Tujuan kita supaya tetap sama pemahaman semua dalam hal melaksanakan tugas, tentang kesadaran akan melaksanakan tugas supaya ada peningkatan kualitas sesuai dengan program bapak Bupati Nias tentang Trisakti Nias Maju yaitu pada poin ke dua Kesehatan dan Pendidikan Beranjak, dan melalui kegiatan Diklat ini dapat mewujudkan suksesnya pendidikan beranjak.
Secara umum berjalan dengan baik sesuai yang telah di rencanakan oleh panitia, dan mudah mudahan menjadi dasar kepala sekolah melaksanakan tugas setiap hari,”harap Plt. Kadisnya.
(Penulis ArG/Yenny L. War)






