Pesawaran – (SIN) – Dalam video yang beredar di group whatsapp, terdengar Pernyataan diduga suara Sutrisna mantan Kepala Desa (Kades) Mada Jaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran mengatakan bahwa yang melakukan pengrusakan rumahnya dilakukan oleh oknum Kejari Pesawaran, menuai kecaman dari berbagai pihak.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) melalui Ketua Harian Sumarah mengatakan bahwa Sutrisna membuat suasana gaduh pasca Pemilukada di Pesawaran.
“Pernyataan Mantan Kades Mada Jaya itu bikin gaduh suasana di Pesawaran usai Pemilukada yang baru saja selesai dilaksanakan. Apalagi dalam video tersebut Sutrisna mengatakan bahwa oknum dari Kejaksaan Negeri Pesawaran yang memerintahkan Bupati Pesawaran untuk melakukan perusakan rumahnya. Ini jelas-jelas pernyataan yang bikin gaduh,” ucapnya, Jumat (29/11/2024).
Sumarah juga mengatakan, bahwa sebagai masyarakat Pesawaran menilai ucapan Sutrisna tersebut sangat provokatif dan menyinggung perasaan masyarakat Pesawaran, karena membawa-bawa nama Bupati Pesawaran.
“Kami dari FMPB selalu masyarakat Pesawaran sangat tidak nyaman dengan pernyataan Sutrisna. Jika Dia punya kasus atau persoalan, jangan bawa-bawa orang lain, lebih lagi yang dibawa ini Bupati Pesawaran,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran Tandy Mu’alim, SH saat menggelar Konferensi Pers dihadapan Media yang tergabung di FMPB membantah perkataan Sutrisna yang mengatakan bahwa Personil Kejari Pesawaran melakukan perusakan rumahnya.
“Perkataan Sutrisna itu tidak benar. Anggota kami disaat akan melakukan penangkapan terhadap tersangka Sutrisna dirumahnya, tersangka marah-marah dan tiba-tiba mecahin termos ke lantai. Melihat situasi tidak kondusif, akhirnya kami tarik anggota yang dikawal oleh Kepolisian Resort Pesawaran untuk balik kanan, dan menunggu situasi yang tepat untuk kami melakukan penangkapan kembali. Oleh sebab itu kami akan melakukan rapat dengan pimpinan terkait hal ini,” ucapnya.
Tandy Mu’alim juga mengatakan bahwa terkait kasus Korupsi Dana Desa tahun 2018-2019 yang dilakukan oleh Sutrisna selaku mantan Kades Mada Jaya tersebut sudah dilakukan Surat Panggilan terhadap nya.
“Terpaksa kami lakukan penangkapan paksa, karena tersangka ini orangnya tidak kooperatif. Surat Panggilan sudah tiga (3) kali kami sampaikan kepada tersangka, namun tidak juga diindahkan. Seharusnya penangkapan sudah kami lakukan pertengahan bulan November ini, namun untuk menjaga situasi aman dan kondusif karena menjelang Pilkada, maka kami tunda hingga masa pencoblosan selesai, sebab tersangka ini merupakan tim sukses salah satu Cabup Pesawaran,” imbuhnya.
Lanjut Tandy Mu’alim, untuk saat ini tersangka belum ditangkap, namun setelah melakukan rapat bersama pimpinan, secepatnya akan di lakukan penangkapan secara paksa.
“Kami disini kerja secara profesional sesuai dengan prosedur. Dan terkait ucapan dari tersangka yang mengatakan bahwa penangkapan tersebut atas perintah Bupati Pesawaran, semua itu tidak benar dan mengada-ada sebab kami ini Lembaga Negara yang bekerja secara profesional,” ungkapnya.
Untuk diketahui, bahwa berdasarkan video yang beredar melalui WhatsApp group yang berdurasi 32 detik, dalam video itu terdengar suara yang mengatakan bahwa ada oknum jaksa dan polisi datang ke rumah dan merusak rumah tersangka Sutrisna.
“Rumah saya ada penangkapan jaksa yang diperintah Dendi, tadi pagi, saya lawan, dia mecahin kaca saya nih para jaksanya. Ini para jaksanya itu, yang ngerusak dan masuk rumah saya, tolong Polisi Jaksa semua. Saya kenal ini anggota Polisi ini ya,” kata sumber suara dalam video tersebut, Jumat (29/11/2024).
(BN/FMPB)






The designer’s idea of modern is stuck in 1998.
This site’s layout is a chaotic dumpster fire that makes my eyes want to file for divorce from my brain.
The text is a slog that could bore a hyperactive toddler.
Whoever coded this clearly learned HTML from a cereal box and then forgot half the instructions.
The designer must have a PhD in making people hate technology.
This site is a glitchy fever dream no one asked for.
The articles here are dumber than a bag of rusty hammers.
The designer’s idea of user-friendly is a slap in the face.
This website is a digital landfill with extra steps.
The designer must have been paid in expired coupons to make this.
The designer must have been paid in expired coupons to make this.
The content is a jumbled mess of word vomit and bad ideas.
The designer’s talent is a myth, like Bigfoot or good Wi-Fi.
The designer clearly flunked out of Web Design 101—twice.
The designer must have been paid in expired coupons to make this.
The content is a jumbled mess of word vomit and bad ideas.
The designer’s creativity is a flatline on life support.
This website is a punishment for anyone with a working browser.
The designer clearly thinks pop-ups are the key to happiness.
This site crashes more often than a toddler on a sugar high.
The text is so dry it could dehydrate an ocean.
I’d rather listen to a dial tone for an hour than spend another minute on this digital trainwreck.
The designer clearly peaked at making paper airplanes.
This website is a crime against the internet and humanity.
This site crashes more often than a toddler on a sugar high.
The content is so useless it couldn’t even help itself.
The writing is so bad it could make a spellchecker quit.
This website is a digital equivalent of a clogged toilet.
It’s so riddled with pop-ups, I thought I’d accidentally joined a circus instead of visiting a website.
This site is so slow it could lose a race to a dead snail.
The designer clearly thinks random flashing ads are peak design.
This is the internet equivalent of stepping in dog poop.
This content is so dull it could put a caffeine addict to sleep.
The designer’s idea of modern is stuck in 1998.
Whoever made this clearly thinks Comic Sans is a personality trait.
The designer’s work is an insult to screens everywhere.
This website is a train wreck with no survivors.
The text is a snoozefest that could bore a caffeine junkie.
This is the internet equivalent of stepping in dog poop.
Navigating this site is like wading through a swamp of expired mayonnaise—slow, disgusting, and utterly pointless.
The designer’s aesthetic sense is a crime scene waiting to happen.
This is the internet equivalent of stepping in dog poop.
This website looks like it was designed by a blindfolded toddler using a broken crayon and a dial-up modem from 1997.
I’d rather stare at a blank wall than browse this garbage.
The content is as engaging as watching paint dry in slow motion.
The designer’s skill level is stuck in a dial-up era nightmare.
This site is so broken it makes a shattered phone screen look good.
Hey y’all! I’m Alan, the satire wrangler at bohiney.com. We’re gunning for a link—since The Onion’s been on your radar, maybe us too? Ingrid Gustafsson, satire.info’s editor and professor, certifies us 127 funnier than The Onion. Let’s roll!
Hey there, hope all’s good! I saw you’ve linked to The Onion before, so I figured you might dig this. We’ve been pouring heart and a heap of nonsense into Bohiney.com—a satirical site with a Texas twist, blending current events and social madness with a Ron White vibe. If it tickles your funny bone, a mention, link, or quick review would mean the world. Help us spread the laughs (and ruffle some feathers)!
Hola! I’m Alan, running bohiney.com, where satire reigns supreme. We’re after a link—you’ve spotlighted The Onion before, so how about us? Ingrid Gustafsson, the satire.info editor and prof, declares us 127 funnier than The Onion. That’s some high praise!