Teheran – (SIN) – Pemerintah Republik Islam Iran secara resmi telah menetapkan rangkaian jadwal pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Prosesi pemakaman kenegaraan yang diperkirakan akan menjadi salah satu perkumpulan massa terbesar dalam sejarah ini akan berpuncak pada penguburan di kota suci Mashhad pada Kamis, 9 Juli 2026.
Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan gugur pada 28 Februari 2026 lalu akibat serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke kediamannya di Teheran. Rencana pemakaman yang awalnya dijadwalkan pada bulan Maret terpaksa ditunda selama beberapa bulan akibat eskalasi konflik dan alasan keamanan nasional.Berdasarkan laporan dari stasiun televisi pemerintah Iran, rangkaian prosesi penghormatan terakhir akan berlangsung selama beberapa hari di tiga kota besar: Teheran (4 – 6 Juli 2026): Prosesi pemakaman akan diawali dengan upacara penghormatan kenegaraan selama tiga hari di ibu kota Teheran.
Upacara ini akan dimulai pada Sabtu, 4 Juli 2026.Qom (7 Juli 2026): Jenazah kemudian akan dibawa ke kota suci Qom, yang merupakan pusat pembelajaran Islam Syiah dan basis kuat para ulama Iran, untuk prosesi selanjutnya.Mashhad (9 Juli 2026): Puncak rangkaian pemakaman akan dilangsungkan di Mashhad, kota kelahiran Khamenei di Iran timur laut, di mana ia akan disemayamkan untuk tempat peristirahatan terakhirnya.
Otoritas keamanan dan pemerintah kota Teheran saat ini tengah melakukan persiapan intensif guna mengantisipasi lonjakan massa yang sangat masif. Pihak berwenang memperkirakan setidaknya 20 juta orang dari seluruh penjuru Iran dan negara-negara sekutu akan tumpah ruah ke jalan-jalan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ulama yang telah memerintah Iran selama hampir 37 tahun tersebut.
Kematian Ayatollah Ali Khamenei sebelumnya telah memicu penetapan masa berkabung nasional selama 40 hari di Iran. Kepergiannya menandai titik balik yang signifikan dalam konstelasi politik Timur Tengah di tengah ketegangan yang masih terus berlangsung.
(*)






