Kepulauan Tanimbar – (SIN) – Penguatan peran keluarga sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku,Ny. Maya Baby Lewerissa’,di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kepulauan Tanimbar, Saumlaki,Rabu,(10/6/ 2026) dihadiri jajaran pengurus TP-PKK Provinsi Maluku, TP-PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pimpinan organisasi perangkat daerah, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam arahannya, Ketua TP-PKK Maluku yang didampingi oleh Wabup Kepulauan Tanimbar, ‘dr. Juliana Ch. Ratuanak’, Ketua TP-PKK Kepulauan Tanimbar,’Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa’, serta dr. Edwin Tomasoa Asisten Bidang Administrasi Setda Kepulauan Tanimbar sekaligus bertindak sebagai moderator,
menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Menurutnya, upaya membangun keluarga sehat tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, maupun pencegahan stunting, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas keluarga dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.
“Ketahanan keluarga menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang kuat. Ketika keluarga memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan dan kesiapsiagaan bencana, maka dampak yang ditimbulkan dari berbagai risiko dapat diminimalisir,” ujarnya.
Rakor tersebut menjadi wadah koordinasi untuk menyatukan
kekuatan lintas sektor, di antaranya: Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar beserta jajaran, Pengurus TP-PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ketua DWP Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar, beberapa OPD terkait di lingkup Pemda KKT,dalam mengimplementasikan program-program prioritas yang menyentuh langsung kehidupan keluarga.
Selain membahas strategi peningkatan kesehatan keluarga, peserta rakor juga mendiskusikan berbagai langkah mitigasi dan edukasi kebencanaan. Kepulauan Tanimbar sebagai wilayah kepulauan yang berada di kawasan rawan bencana dinilai perlu terus memperkuat budaya sadar risiko dan kesiapsiagaan di tingkat rumah tangga.
Dalam forum itu, para peserta juga diajak untuk mengoptimalkan peran kader PKK sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Kader diharapkan mampu menjadi penggerak dalam penyebarluasan informasi kesehatan, pola hidup bersih dan sehat, pencegahan stunting, serta edukasi kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyambut positif pelaksanaan rakor tersebut. Kehadiran Ketua TP-PKK Maluku dinilai menjadi motivasi bagi seluruh kader PKK dan masyarakat untuk semakin aktif mendukung program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui rakor ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, TP-PKK, dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, keluarga di Kepulauan Tanimbar diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan, memperkuat ketahanan sosial, serta membangun budaya kesiapsiagaan bencana yang berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat yang lebih kuat dan berdaya saing.
(dp)




