Karawang – Jawa Barat – (SIN) – Warga di Perumnas Bumi Teluk Jambe, Karawang, menyatakan ketidaknyamanan mereka terhadap perilaku peserta pelatihan Japindo yang menempati rumah kontrakan di blok D dan F.
Menurut warga, peserta sering mencuci dan mandi di fasilitas umum (MCK) di Blok D dan menjemur pakaian di lapangan futsal, yang dianggap tidak pantas dan menimbulkan gangguan estetika serta kerusakan pada fasilitas tersebut.
Meskipun sudah beberapa kali ditegur oleh Ketua RW, H. Bagus, peserta diklat dilaporkan tidak mengindahkan teguran dan bahkan meminta kunci MCK dengan cara yang memaksa.
Selain masalah penggunaan fasilitas umum, perilaku peserta diklat dianggap arogan dan sering membuat kesal warga lokal, termasuk Pak Nana dan Pak Umar dari RT 04 dan RT 05.
H. Bagus, yang juga Ketua RW 05, menekankan perlunya intervensi dari pengurus lingkungan dan pemilik LPK Japindo untuk menegur peserta,” ucapnya kepada awak media SIN, Minggu
(21/4 –2024) .
Sementara itu, pemilik LPK Japindo, H. Zaeni, menyatakan bahwa lembaga tersebut telah beroperasi secara legal sejak 2009 dan berencana untuk memindahkan peserta yang menimbulkan masalah tersebut.
Keresahan warga juga ditambah dengan kesulitan komunikasi dengan H. Zaeni yang tidak merespons keluhan melalui WhatsApp.
Warga mengharapkan tindakan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang untuk memeriksa situasi dan mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan untuk mengembalikan ketenangan lingkungan.
Kabiro (SIN) Karawang-Jabar
— TOTO.SURYANTO —






