Gantung Ciri-SOLOK – (SIN) – Serah terima jabatan (Sertijab) Penjabat (Pj) Wali Nagari Gantuang Ciri, Mawardi B, S.Pd., MM, kepada Wali Nagari definitif Hidayat, A.Md., menjadi momentum penyampaian pesan penting tentang arah pembangunan dan masa depan Nagari Gantuang Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, (6/11/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung di area parkir Kantor Wali Nagari Gantuang Ciri, Jumat (6/11/2026), Mawardi menyampaikan ucapan selamat kepada Hidayat atas amanah yang kini diemban. Ia berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan perubahan nyata melalui pengelolaan potensi lokal dan penguatan Pendapatan Asli Nagari (PAN).
Mawardi, yang sebelumnya menjabat Camat Danau Kembar dan kini mengemban tugas sebagai Sekretaris Camat (Sekcam) Kubung, mendapat penugasan dari Bupati Solok sebagai Pj Wali Nagari Gantuang Ciri untuk mengisi kekosongan kepemimpinan selama tahapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) berlangsung.
Menurut Mawardi, Gantuang Ciri memiliki potensi alam yang luar biasa, terutama keindahan pemandangan kawasan perbukitan yang menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan nagari lainnya. Bahkan, ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Gantuang Ciri karena menganggap nagari ini sudah seperti kampung halamannya sendiri.
Karena itu, ia berharap potensi alam yang telah dianugerahkan Tuhan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi dapat dikelola secara serius sebagai kekuatan ekonomi masyarakat dan sumber pendapatan nagari.
“Kita berharap Wali Nagari dan tim penyusun RPJM Nagari benar-benar mengkaji dan menggali potensi yang ada di nagari untuk dibangun dan dikembangkan. Terutama potensi-potensi wisata yang bisa mendorong UMKM dan dapat menjadi pemasukan terhadap Pendapatan Asli Nagari (PAN),” tegas Mawardi.
Ia menekankan, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nagari harus menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan Gantuang Ciri ke depan. RPJM jangan hanya dijadikan dokumen administratif untuk memenuhi kewajiban pemerintahan, tetapi harus disusun berdasarkan kajian matang, memiliki sasaran terukur, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mawardi juga mendorong agar proses penyusunan RPJM melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, hingga para pakar yang memiliki kompetensi di bidang pengembangan wilayah dan pariwisata.
Menurutnya, pengembangan potensi wisata dapat membuka peluang usaha baru, menggerakkan UMKM, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memperkuat kemandirian keuangan nagari. Hal tersebut dinilai semakin penting di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang menuntut pemerintahan nagari lebih kreatif dan inovatif dalam menggali sumber pendapatan.
Selain menyampaikan pesan pembangunan, Mawardi juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan masyarakat pasca-Pilwana. Ia berharap Hidayat mampu merangkul kembali seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan pilihan politik maupun dukungan selama proses pemilihan berlangsung.
Sebab, menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat diwujudkan hanya oleh seorang Wali Nagari. Diperlukan dukungan, partisipasi, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat agar setiap program pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Kini, amanah kepemimpinan berada di tangan Hidayat. Harapan masyarakat tentu tidak berhenti pada visi dan misi yang disampaikan saat kampanye, tetapi bagaimana seluruh komitmen tersebut diterjemahkan menjadi program kerja yang konkret dan dapat dirasakan manfaatnya.
Pesan Mawardi menjadi catatan penting bagi kepemimpinan baru Gantuang Ciri: potensi alam harus dikelola, sektor wisata perlu dikembangkan, UMKM harus diberdayakan, dan Pendapatan Asli Nagari harus diperkuat.
Dengan perencanaan yang matang, kebersamaan, serta pengelolaan potensi lokal secara profesional, Gantuang Ciri diharapkan mampu tumbuh menjadi nagari yang mandiri, berdaya saing, dan semakin sejahtera. (LJ)






