Nias – Sumatera Utara – (SIN) – Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumatera Utara Dr. Naslindo Sirait,S.E.,M.M menutup pelatihan manajemen usaha Mikro Kecil angkatan VIII tahun 2025, bertempat di Hotel Soliga Gunungsitoli Jum’at (4/7/2025).
Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumut, Dr. Naslindo Sirait,S.E.,M.M merasa senang atas kehadiran pelaku UMKM dalam mengikuti pelatihan selama lima hari, untuk mengikuti pelatihan tentunya bukan hal yang mudah, meninggalkan keluarga dan usaha hanya untuk mendengar berbagai materi, ceramah, dan juga berdiskusi.
Dr. Naslindo Sirait berharap kepada peserta pelatihan begitu keluar dari pelatihan ini dari yang tidak tahu menjadi tahu dan memahami, terang benderang dengan keterampilan terbatas dan menjadi meningkat keterampilannya setelah mengikuti pelatihan manajemen usaha ini.
Bagi peserta pelatihan diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini mampu mengimplementasikan di usahanya masing-masing sehingga berkembang dengan baik dapat di ukur omset usaha bisa meningkat dari sebelumnya,”harap kadis Dr. Naslindo Sirait.
Kadis Dr. Naslindo Sirait mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan investasi pemerintah dan investasi peserta para pelaku usaha, dan pendidikan sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, karena keterampilan itu adalah aset intelektual dalam meningkatkan bisnis mempengaruhi manajemen usaha.

Kadis Dr. Naslindo Sirait menginformasikan bahwa yang mengikuti pelatihan di provinsi Sumatera Utara sebanyak 1.700 pelaku usaha, dan akan terus disaring menjadi 950 dan disaring menjadi 500, dan disaring lagi menjadi 250 dan terakhir disaring menjadi 50 untuk mengikuti manajemen usaha bagaimana membangun mindset model usahanya,”jelasnya.
Kadis Dr. Naslindo Sirait mengatakan bahwa pemerintah sengaja memilih kepulauan Nias karena bagian dari daerah AFIRMASI, dan intervensinya memiliki potensi jumlah penduduknya terus berkembang, potensi sektor kelautan, perikanan, sektor pertanian dan ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi Sumatera Utara.
Kehadiran pemerintah provinsi Sumatera Utara untuk meningkatkan kapasitas SDM dan pelaku usaha.
Kepala Dinas Dr. Naslindo Sirait berharap kepada pengurus koperasi desa merah putih yang baru terbentuk agar menjalankannya dengan baik, dan kebijakan pemerintah pusat ini merupakan kebijakan yang berpihak pada peningkatan perekonomian masyarakat kita, marilah sukseskan dengan penuh rasa tanggungjawab, dan prinsip azas kekeluargaan, Jujur dan solidaritas dalam keanggotaan koperasi desa merah putih.
Ditempat terpisah, peserta pelatihan Yenny Lesmana Waruwu mengatakan bahwa melalui pelatihan ini menambah wawasan dalam usaha bisnis, dan sebelum mengikuti pelatihan ini marasa ragu dalam memulai usaha, setelah menerima bimbingan bagaimana memulainya usaha jangan takut untuk mengambil keputusan harus ada keberanian dan juga mindset-nya, dan pelatihan ini menjadi referensi dalam pelaku usaha,”ujar yenny.
(ArG)







mantap 👏👍semoga Pelaku usaha UMKM kabupaten nias berkelanjutan