Mamuju-Sulawesi Barat – (SIN) – Akibat hujan deras yang terjadi pada hari Minggu 12/06/2022 yang lalu sehingga mengakibatkan banjir dibeberapa titik yang berada di kota Mamuju, Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.
Dari beberapa lokasi yang terendam banjir tersebut pada hari Sabtu 18/06/2022, media SIN mencoba mengunjungi salah satu Kelurahan yang berada di Kabupaten Mamuju khususnya Kelurahan Sese Kecamatan Simboro.
Setelah tiba di desa tersebut pihak media SIN melihat salah satu sekolah Dasar yaitu SD Negeri Sese yang terendam banjir.
Dari hasil pantauan awak media, terlihat jelas bahwa Kepala Sekolah SDN Sese tersebut masih terus berupaya melakukan pembersihan sekolah akibat banjir beberapa waktu yang lalu.

Bahkan terlihat jelas juga bahwa Kepala Sekolah turun langsung dalam membersihkan ruang kelas yang penuh dengan genangan air bahkan lumpur tersebut serta di bantu oleh guru lainnya yang turut hadir pada saat itu.
Saat di konfirmasi kepala sekolah Muh. Yusuf, S.Pd membenarkan hal tersebut bahkan mengatakan bahwa setalah terjadinya banjir pada hari Minggu yang lalu sehingga membuat kami harus berupaya untuk melakukan pembersihan sekolah.
Lajut Yusuf, Pembersihan sekolah ini kami lakukan mulai dari hari Senin hingga saat ini hari Sabtu. Jadi kami melakukan pembersihan ini kurang lebih sudah 6 hari berturut-turut. Bukan hanya ruangan saja yang kami bersihkan tetapi juga halaman sekolah. Ujar Yusuf kepada media SIN
Bahkan pada hari Senin yang lalu Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju hadir langsung menyaksikan kegiatan kami ini.
Adapun barang-barang sekolah yang rusak akibat banjir tersebut yaitu, beberapa buku mata pelajaran, speaker yang selalu kami gunakan sebagai pengeras suara saat apel ataupun upacara Bendera dan juga infokus 1 unit.
Untuk kegiatan pembersihan ini saya lakukan dan juga dewan guru lainnya bukan hanya saat terjadinya banjir kali ini, akan tetapi semenjak saya diangkat menjadi kepala sekolah SDN Sese, disini saya baru menjabat kurang lebih 2 bulan. Ujar Yusuf
Saat awak media menanyakan apa yang membuat pak kepsek turun langsung melakukan pembersihan bahkan mengepel lantai yang penuh lumpur dengan menggunakan tangan berbalut kain tersebut.
Sontak Yusuf mengatakan bahwa, “jabatan bukanlah suatu tolak ukur untuk diam saja dan hanya melihat-lihat dewan guru kerja melaikan dengan jabatan yang dipercayakan ke saya saat ini, saya ingin agar para siswa siswi yang ada di sekolah kami sadar bahwa kebersihan dilingkungan kita adalah sumber kesehatan bagi diri kita masing-masing.” Pungkasnya
Bahkan Lanjut Yusuf, “Saya berharap agar para siswa-siswi yang nantinya lulus dari sekolah dasar ini dapat mengerti bahwa disekolah kita bukan hanya di tuntut untuk belajar saja melainkan kita diajarkan juga bagaimana cara kita menjaga kebersihan lingkungan kita sehingga kita tidak dengan mudah terkena berbagai macam penyakit.” Tutup Kepsek.
(AW)






