Padang Lawas Utara – (SIN) – Tape Singkong merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia yang dihasilkan melalui proses fermentasi singkong dengan menggunakan ragi tape.
Sosialisasi pembuatan tape berbahan Singkong menggunakan metode fermentasi tersebut untuk meningkatkan nilai ekonomi Masyarakat, dilakukan Mahasiswa Institut Teknologi Sains Padang Lawas Utara (ITS Paluta) dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Sigama Ujung Gading, Kecamatan Padang Bolak, Selasa (02/09/2026).
Ketua kelompok Bismi Robbuddin Siregar menjelaskan, pelaksanaan kegiatan PkM melibatkan Mahasiswa ITS Paluta yang mana kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi standar pengolahan Singkong menjadi produk makanan tape dengan proses fermentasi terpadu kepada masyarakat di Desa Sigama Ujung Gading.
“Praktek pembuatan tape berbahan singkong dengan metode fermentasi terpadu adalah produksi yang melibatkan beberapa tahapan fermentasi dalam satu sistem yang terintegrasi”, ujar ketua kelompok.

“Dimana proses fermentasi terpadu, beberapa aspek produksi tape dikelola secara simultan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas produk, dan mengurangi limbah, sehingga tape dapat lebih awet”, jelasnya.
Dalam hal tersebut, masyarakat Desa Sigama Ujung Gading di edukasi prosedur pengolahan Singkong menjadi tape dengan baik, dari jenis dan kualitas singkong, jumlah ragi, suhu, kebersihan alat, kondisi penyimpanan yang tepat sehingga dapat menghasilkan tape singkong dengan rasa aroma khas serta tekstur yang baik sampai pemasaran, baik melalui Marketplace dan Media Sosial.
Kegiatan tersebut dapat diterima dengan baik oleh masyarakat yang hadir dan terlihat antusias warga dalam sesi diskusi dan praktik pembuatannya.
(SDH)






