TAHUN 2025 AJARAN BARU PADA ERA DIGITAL KEPALA SMKN 2 MADIUN SIAP MEMBANGUN GENERASI EMAS SESUAI TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL

Madiun – Jawa Timur – (SIN) – SMKN2 Madiun,Jawa Timur yang beralamatkan di Jl. MT Haryono No.18, Selo, Mojorejo, Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur 63139.

Bapak puji Rahayu selaku kepala SMKN 2 Madiun di dalam Tahun Ajaran Baru di era digital beliau telah mempersiapkan dewan guru yang profesional di bidangnya , menciptakan lingkungan sekolah yang asri sehingga para murid dapat nyaman dalam melaksanakan kegiatan belajar disekolah.

Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat telah membawa dampak signifikan terhadap pola kehidupan masyarakat, terutama bagi generasi muda.

Dalam era digital ini, hampir segala hal dapat diakses dengan cepat dan mudah tanpa melalui proses panjang atau perjuangan yang berarti. Fenomena ini telah membentuk pola pikir generasi sekarang yang menganggap bahwa semua hal dapat dicapai dengan instan, tanpa usaha keras, dan tanpa memperhatikan norma dan nilai budaya.

Digitalisasi juga memudahkan budaya luar untuk masuk tanpa filter, yang kadang bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa dan agama kita. Jika fenomena ini tidak diatasi dengan bijak, maka kita khawatir akan menciptakan generasi yang hanya mengikuti arus budaya asing tanpa peduli pada peradaban dan tujuan bangsa.Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk peradaban bangsa, dan dalam hal ini, guru menjadi aktor utama.

Guru memiliki tugas dan kewajiban untuk membangun karakter peserta didik melalui pendidikan agar terwujud peserta didik yang Beriman Kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Bapak puji Rahayu juga mengatakan Tugas pokok guru tersebut untuk menjadikan generasi emas Indonesia menjadi perhatian utama Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed sehingga program prioritasnya dari tujuh program prioritas yaitu membangun karakter dan kebiasaan positif peserta didik. Untuk membangun generasi emas sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, bapak puji Rahayu menghimbau kepada Guru diharapkan dapat menyajikan materi yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari dengan pendekatan deep learning sehingga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif sesuai dengan tuntutan Abad 21 di samping itu mampu guru harus dapat mengedepankan mengembangkan sikap positif, peduli, empati.

Beliau bapak puji Rahayu juga menjelaskan bahwa Untuk mencapai tersebut dalam pembelajaran mengandung unsur-unsur pokok pendekatan yang mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning.

UNESCO (Darmadi, 2018) dalam uraiannya bertajuk Learning: Treasure Within menyampaikan bahwa empat pilar pendidikan berwawasan global yaitu: Learning to know yaitu bukan sekedar mempelajari materi pembelajaran namun lebih pada memahami dan mengkomunikasikannya, learning to do yaitu mengembangkan kompetensi peserta didik sehingga mampu menghadapi situasi mendatang yang dapat berubah secara cepat, learning to be yaitu mengembangkan potensi peserta didik sehingga memiliki kemampuan 4c, learning to live together yaitu mampu hidup selaras dan seimbang antara spiritualitas dan kebhinekaan Dari sinilah bahwa guru sebagai pencerah peradaban untuk menjadi agen perubahan, pengembang sikap toleransi dan saling pengertian, dan pendidik profesional. Sehingga guru dapat menjadikan generasi emas untuk Indonesia yang maju.

Namun semua itu tidak dapat terlepas dari kolaborasi erat antara guru dan orang tua. Masing-masing memiliki peran yang tak tergantikan dalam mendukung perkembangan anak.

Orang tua sebagai pendidik pertama dan utama, memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan keteladanan dalam akhlak dan perilaku.

Komunikasi yang baik dan kerjasama yang saling mendukung akan memperkuat usaha bersama dalam membentuk generasi yang berakhlak dan bertanggung jawab.

Peran Guru sangat penting untuk pengembangan diri peserta didik. Dalam pembelajaran lebih diutamakan memahami keberagaman potensi dan karateristik peserta didik agar saling memahami dan muncul potensi yang optimal.

Perkembangan dan peradaban generasi bangsa salah satunya adalah peran guru. Pendidikan yang berkualitas menghasilkan generasi yang unggul faktor penyebabnya adalah guru. Era digital dengan perubahan global yang tidak dapat diprediksi menjadikan guru memiliki fungsi dan peran utama. Perannya yaitu melakukan pembelajaran untuk learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together untuk menjadikan generasi emas bangsa Indonesia.

Guru Hebat, Indonesia Kuat, Apresiasi yang setinggi-tingginya atas perannya dalam membangun generasi emas untuk Indonesia Maju era post modern ini .pungkasnya.

(Indrawan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *