Karawang – Jawa Barat – (SIN) – Seorang oknum ketua kelompok dan sejumlah ibu-ibu penerima bantuan PKH menyerang rumah wartawan yang berlokasi di Dusun Bayur 2
RT 02/09 Desa Payungsari Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat pada Sabtu (27/4/2024).
Kejadian ini dampak dari tidak terimanya oknum ketua kelompok PKH akibat diberitakan dibeberapa media terkait dugaan pungli yang dilakukannya.
Sebelumnya diberitakan bahwa ketua kelompok dalam praktiknya mendatangi keluarga penerima bantuan PKH dan meminta sejumlah uang antara 30 sampai dengan 50 ribu setelah penerima bantuan mencairkan uang dari kantor Pos.
“Saya di telepon pak Habibi (Pendamping PKH) yang mengatakan bahwa saya dipermasalahkan sama wartawan, makanya saya datang kesini bersama ibu-ibu penerima bantuan,” ucap Ketua Kelompok PKH berinisial AH.
Sementara seorang warga inisial US yang mengaku sebagai perwakilan ibu-ibu mengatakan bahwa ibu-ibu ikhlas memberikan uangnya sekedar uang lelah dan ia juga mengatakan bahwa wartawan itu hanya menghambat datangnya bantuan.
“Ibu-ibu iklhas memberikan uangnya, hitung-hitung uang lelah buat ketua kelompok, kalau seperti ini, sama saja wartawan itu menghambat bantuan yang dikucurkan pemerintah,” pungkasnya.
Sementara itu pendamping PKH Desa Payungsari inisial HB saat dikonfirmasi via telepon terkait perkataannya yang menyatakan bahwa wartawan mempermasalahkan dugaan pungli yang dilakukan oleh ketua kelompok dirinya meng-Iya kan bahwa itu memang yang disampaikan ke ketua kelompok.
“Iya, ketika memberitakan artinya mempermasalahkan,” tutur HB.
Padahal jelas, tugas dan fungsi wartawan itu sebagai Sosial kontrol dan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya tidak boleh dihalangi apalagi di intimidasi.
Kabiro (SIN) Karawang-Jabar
— TOTO.SURYANTO —





