Lampung Tengah – (SIN) – Pasca OTT yang mengguncang Lampung Tengah, sorotan publik kini mengarah pada Wakil Bupati Komang Koheri—politisi berdarah Bali yang kini memikul tanggung jawab besar untuk menstabilkan keadaan pemerintahan.
Komang, yang orang tuanya merupakan transmigran asal Desa Kukuh, Kerambitan, Tabanan, menegaskan dirinya siap mengambil alih roda pemerintahan.
“Yang jelas, saya sebagai wakil bupati akan tetap melaksanakan tugas-tugas,” ucapnya, Kamis (11/12/2025), setelah menghadiri MoU Pemprov Lampung dengan BNN, Kemenag, dan sejumlah kepala daerah.
Ia juga mengajak masyarakat menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap proses hukum yang menjerat atasannya, Bupati Ardito Wijaya, yang dicokok KPK pada Rabu (10/12/2025).
Meski begitu, Komang memilih irit bicara soal detail OTT dan langsung menuju mobil begitu dicecar wartawan—termasuk saat ditanya kapan terakhir bertemu Ardito. Sikap diamnya justru menambah dinamika drama politik Lampung Tengah yang tengah bergolak.
Putra Bali yang Meniti dari Nol hingga jadi Wakil Bupati
Komang Koheri bukan sosok instan. Ia lahir dan besar di Kampung Rama Dewa, Lampung Tengah, tetapi darah Bali dalam dirinya begitu kental.
Ia memulai karier sebagai pedagang beras saat masih kuliah. Kemampuan akademiknya, menurut pengakuannya sendiri, tak terlalu gemilang—sehingga ia memilih jalur wirausaha. Dari beras, sawit, karet, properti, hingga kontraktor, semua ia lakoni.
Kesuksesannya kemudian melahirkan Koperasi Tri Darma dan BPR Tara (1999), yang ia dirikan untuk membantu warga agar tidak terjerat rentenir. Langkah ini membuat namanya dihormati sebagai pengusaha lokal yang peduli pada masyarakat.
Dari dunia usaha, Komang melangkah ke politik. Ia pernah dua periode menjadi anggota DPRD Lampung dan satu periode anggota DPR RI, hingga akhirnya dipercaya mendampingi Ardito sebagai Wakil Bupati 2025–2030. Pelantikannya berlangsung di Istana Kepresidenan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kini, pasca OTT Bupati Ardito, Komang—yang dikenal dekat dengan komunitas Bali perantauan—menjadi figur penting yang menentukan stabilitas Lampung Tengah.
Ardito Masuk KPK, Komang Ambil Kendali
Ardito Wijaya tiba di Gedung Merah Putih KPK Rabu malam, menyeret koper menuju pemeriksaan. Ia membantah kabar bahwa dirinya sempat “hilang”.
“Di rumah aja,” jawabnya singkat.
KPK menangkap total lima orang dalam OTT tersebut, termasuk anggota DPRD. Kasus ini diduga terkait suap proyek di lingkungan Pemkab Lampung Tengah.
Kini, publik menunggu bagaimana Komang Koheri—putra Bali yang meniti perjalanan panjang dari pedagang beras hingga pejabat daerah—mampu menjaga stabilitas Lampung Tengah di tengah badai politik.
Satu hal pasti: semua mata kini tertuju padanya. (*)






Backbiome is an advanced daily wellness supplement formulated to help support spinal comfort, reduce feelings of built-up tension, and promote freer, smoother movement throughout backbiome everyday life.