Agam – (SIN) – Harapan yang tertunda selama bertahun-tahun akhirnya terwujud. Pekerjaan perbaikan dan pelebaran ruas jalan Simpang Fanta menuju Padang Luar pascabencana telah resmi dimulai Rabu, 26 Agustus 2026. Jalan penghubung strategis ini melintasi wilayah dua kecamatan sekaligus — Kecamatan Matur dan Kecamatan IV Koto, sehingga keberadaannya sangat dinantikan manfaatnya oleh masyarakat kedua wilayah.
Selama ini, kondisi jalan yang rusak parah akibat dampak bencana — berlubang, menyempit, dan rawan longsor — menjadi keluhan utama warga serta penghambat kelancaran akses maupun perekonomian nagari di dua kecamatan tersebut. Kini kehadiran alat berat dan dimulainya pekerjaan fisik disambut antusiasme warga yang telah lama menanti perubahan.
“Alhamdulillah, hati kami sungguh lega. Sudah sekian lama kami melewati jalan yang penuh risiko. Hari ini akhirnya pekerjaan dimulai — semoga tuntas dengan cepat, kualitasnya kokoh, dan kami dapat beraktivitas kembali dengan aman dan nyaman,” ujar seorang warga di lokasi pekerjaan.
JADWAL PENGATURAN LALU LINTAS SEMENTARA
Selama masa pelaksanaan pekerjaan, arus lalu lintas diatur dengan sistem buka–tutup sebagai berikut:
Waktu Status Jalan
🔴 08.00 – 12.00 WIB DITUTUP — Pekerjaan berlangsung
🟢 12.00 – 13.00 WIB DIBUKA — Arus lancar dua arah
🔴 13.00 – 16.30 WIB DITUTUP — Pekerjaan berlangsung
🟢 16.30 WIB s.d. 08.00 WIB besok DIBUKA — Aman dilintas
HIMBAUAN RESMI KEPADA MASYARAKAT
Kepada seluruh pengguna jalan dari Kecamatan Matur maupun Kecamatan IV Koto, dimohon mematuhi jadwal buka–tutup yang berlaku dan menyesuaikan waktu perjalanan. Saat melintas di area pekerjaan, tetap waspada, berhati-hati, dan mengikuti arahan petugas lapangan serta rambu pengalihan arus demi keselamatan bersama.

KONFIRMASI RESMI CAMAT KECAMATAN IV KOTO
Berdasarkan konfirmasi Suara Investigasi News.com kepada Camat Kecamatan IV Koto, Bapak Subhan, S.E., dipastikan pekerjaan telah resmi dimulai. Beliau menyampaikan harapan sekaligus pesan penting:
“Mengenai penetapan jadwal buka–tutup jalan, kiranya merujuk pada keterangan resmi dari Dinas Perhubungan yang memiliki kewenangan tersebut. Adapun harapan kami: semoga perbaikan ini diselesaikan secara cepat dan menyeluruh — tidak terbatas pada penguatan badan jalan saja. Drainase wajib dibenahi, dan penguatan tebing juga tidak kalah penting, agar ke depannya tidak terjadi longsor kembali.”
Perbaikan ruas penghubung strategis ini menjadi harapan bersama masyarakat Kecamatan Matur dan Kecamatan IV Koto: jalan yang kokoh, air tertata salurannya, tebing terjaga kestabilannya, dan perjalanan warga terlindungi dalam jangka panjang. Semoga pekerjaan berjalan lancar, tuntas tepat waktu, dan membawa manfaat nyata bagi kemajuan serta kesejahteraan seluruh masyarakat kedua kecamatan.
( Hendri agam)






