Way Kanan – (SIN) – Kecamatan Rebang Tangkas, Peningkatan Jalan lapen dikampung Tanjung Tiga diduga dikerjakan asal jadi, tidak merujuk pada spesifikasi teknis, sehingga baru seumur Togek sudah menampakkan kehancuran.
Hal tersebut diduga karna hamparan batu pokok dan batu pengunci yang terlalu tipis dan diperparah diduga terindikasi tidak adanya penyiraman aspal cair antara batu pokok dengan batu pengunci, Hanya nampak penyiraman aspal pada batu pengunci dengan batu penutup saja. Hal tersebut dapat terjadi karna lemahnya pengawasan dari konsultan pengawas maupun dinas terkait.
Pada penyiraman aspal pertama 2 Liter/M² diduga tidak dikerjakan dengan Hanya mengerjakan Penyiraman kedua 3 Liter/M²/Bahkan diduga tidak sampai penggunaan aspal cair 3L/M², Kuat dugaan adanya pengurangan volume material batu dan aspal, Hal tersebut dapat mengakibatkan cacat mutu dan gagal umur hingga terindikasi akan merugikan keuangan negara.
Selain itu pekerjaan tersebut diduga dikerjakan oleh hantu karna tidak dilengkapi alat peraga keterbukaan informasi publik.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada yang dapat dikonfirmasi baik kontraktor, pelaksana maupun konsultan pengawas
(HERIANSYAH)





