Karawang – Jawa Barat – (SIN) – Upaya meningkatkan kompetensi dan kemandirian ekonomi para alumni Balai Latihan Kerja (BLK) terus dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang,Provinsi Jawabarat.
Salah satunya melalui pelatihan servis dan perbaikan sistem pendingin udara atau AC mobil yang digelar Disnakertrans Karawang bersama Politeknik Negeri Bandung (Polban) di BLK Karawang, Kamis (20/8–2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 16 peserta yang merupakan alumni BLK Karawang. Mayoritas peserta telah memiliki aktivitas usaha, khususnya di bidang jasa servis AC, sehingga pelatihan diarahkan untuk memperluas kemampuan sekaligus meningkatkan peluang pengembangan usaha.
Kepala UPTD BLK Disnakertrans Kabupaten Karawang, Agung Jauhari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama BLK Karawang dengan Polban yang telah berlangsung sekitar lima tahun.
Menurut Agung, peserta sengaja melibatkan alumni yang telah menjalankan usaha agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Alumni BLK ini kita panggil, khususnya yang sudah memiliki wirausaha, agar dapat meningkatkan keterampilan sekaligus penghasilannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya sejumlah alumni lebih banyak memiliki kemampuan dalam menangani AC rumah. Melalui pelatihan ini, mereka mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai sistem AC kendaraan sehingga diharapkan mampu memperluas jenis layanan dan pasar usaha.
Sementara itu, narasumber dari Polban, Prof. Ir. Sumeru, M.T., Ph.D., mengatakan pelatihan diberikan baik kepada peserta yang sudah berpengalaman maupun mereka yang baru mulai mendalami servis AC mobil.
Bagi peserta yang telah memiliki pengalaman, pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis dan ketepatan dalam melakukan servis. Sedangkan bagi peserta pemula, pengetahuan tersebut diharapkan menjadi modal untuk membuka usaha jasa servis AC mobil secara mandiri.
Selain praktik teknis, peserta juga diperkenalkan dengan perkembangan teknologi refrigeran yang lebih ramah lingkungan, termasuk R1234yf yang telah digunakan pada kendaraan di sejumlah negara.
Melalui pelatihan tersebut, sinergi Disnakertrans Karawang dan Polban diharapkan mampu melahirkan alumni BLK yang semakin kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.
Kabiro(SIN)Karawang–Jabar






