Oku Selatan – (SIN) – Pasar tradisional jaga raga diduga tidak dirawat oleh pengurus pasar. Pasar tradisonal jaga raga terletak di desa jaga raga kecamatan buana pemaca kabupaten Oku selatan merupakan pasar yang diselenggarakan seminggu sekali,adapun masyarakat daerah menyebutnya kalangan atau Pasar. kalangan jaga raga tersebut merupakan tempat masyarakat kecamatan buay Pemaca dan buana pemaca bertransaksi jual beli barang kebutuhan sehari-hari yang diselenggarakan seminggu sekali.
Maka daripada itu pasar jaga raga ini di adakan sedemikian rupa dan di anggarkan pemerintah untuk dibangun.
Pasar tradisional tersebut diduga nampak jelas tidak terawat padahal sudah jelas ada kepengurusan terstruktur oleh pihak pengelola yang menjadi tanda tanya besar? “Dimana anggaran kebersihan yang rutin dipungut setiap pasar tersebut beroperasi”.
Maka dalam hal ini kami tim investigasi jurnalis media suara investigasi news menindak lanjuti keluhan masyarakat baik pembeli maupun penjual di pasar tersebut kurang nyaman dengan keadaan tersebut.

Kami tim jurnalis mewawancarai salah satu masyarakat yang namanya tidak mau disebutkan” apa yang menjadi keluhan dan tindakan masyarakat atas perihal ini?.
“Jikalau hal ini tidak segera ditangani oleh pihak pengelola maka masyarakat akan melaporkan perihal dugaan tidak terawat pasar tradisional jaga raga ini ke pihak aparat penegak hukum.ujarnya
Dalam hal ini kami pihak jurnalis mengkonfirmasi kepala pasar jaga raga melalui via WhatsApp”kami awak media menanyakan perihal terkait keluhan masyarakat tentang dugaan tidak terawatnya pasar jaga raga ini sehingga banyak rumput liar dan sampah”
Menurut keterangan kepala pasar jaga raga yang berinisial ER “ini bukan tanggung jawab pihak pengelola melainkan tanggung jawab pihak dinas terkait yaitu DLH (dinas lingkungan hidup).ujarnya”
SIN & TIM






