Tanibar – (SIN) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar Propinsi Maluku melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menyerahkan pengelolaan air bersih desa itu , kepada pemerintah desa Makatian. Penyerahan secara simbolis di lakukan secara langsung oleh direktur PDAM” Sony Hendra Ratissa” di Makatian, kamis (25/09/2025) lalu.
Menurut “Ratissa” penyerahan tersebut guna mempermudah pengelolaan oleh pemerintah desa bersama masyarakat, karena itu diharapkan dengan posisi demikian pemerintah desa dapat melakukan pengelolaan secara mandiri dan mempermudah dalam melakukan penganggaran melalui dana desa (DD), karena status kepemilikannya sudah menjadi kewenangan desa, jelasnya.
Kepala desa Makatian “Linofik U.Refutu” kepada media ini mengatakan bahwa keputusan PEMDA Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyerahkan pengelolaan air bersih kepada kami, telah menjawab keresahan masyarakat Makatian yang selama ini merindukan pengelolaan airnya secara mandiri oleh desa, karena memang setiap kali musyawarah desa perencanaan usulan terkait air bersih untuk dianggarkan melalui dana desa selalu mengalami kendala, karena kepemilikan airnya bukan kewenangan desa, tetapi Pemerintah Daerah KKT dalam hal ini PDAM.

Lebih lanjut, Refutu menjelaskan bahwa permintaan kami kepada Pemda KKT agar pengelolaan airnya di serahkan ke desa sudah dilakukan sejak tahun 2023, hal tersebut dilakukan atas rekomdasi dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa P3MD, waktu melakukan monitoring dan evaluasi penggunaan Dana Desa tahun 2023, dengan pertimbangan agar Dana Desa dapat digunakan dalam peningkatan maupun pemeliharaan air bersih dimaksud, dengan syarat air tersebut harus menjadi milik desa. Kami sangat berterima kasih atas pertimbangan yang baik oleh PEMDA KKT, di tahun ini permintaan masyarakat desa Makatian dikabulkan.
Oleh karena itu, pada tahun ini juga dalam perencanaan tahun anggaran 2026, kami menganggarkan melalui dana desa untuk perbaikan pipa pipa induk dari sumber air ke bak penampung, kemudian dilanjutkan pemasangan kerumah rumah warga, karena selama tiga tahun ini PDAM tidak beroperasi sehingga pipa pipa mengalami karat,tutup Refutu. (dp)





