Kebumen – (SIN) – Proyek pengaspalan oleh CV Brayan Mulya di Desa Wonotirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah yang bersumber dari anggaran Sarana Prasarana Bantuan Propinsi (Sarpras Banprov) senilai Rp 200 juta, diduga asal jadi, Minggu (18/12/2022).
Sementara SG, MM, NT, PM, MN, SN warga Desa Wonotirto mengatakan, pengerjaan pengaspalan dilakukan kurang lebih satu bulan lalu dan pengerjaan dilakukan dari pihak luar wilayah juga beberapa warga sekitar.
“Pengerjaan aspal kurang bagus alias sangat jelek, tapi bagaimana lagi wong kita hanya masyarakat kecil kalau ngomong takut salah, bisa-bisa nanti malah di salahkan oleh pak kades/perangkat desa,” ucap beberapa warga, saat di konfirmasi tim media.

Selanjutnya SG salah satu warga Wonotirto menuturkan, warga disini hanya bisa melihat dan tidak berani komplain apapun, takut kalau salah ngomongnya.
“Mosok baru di aspal, ada mobil lewat langsung rusak, tuh bapak bisa melihat sendiri buktinya to,” lanjutnya.
Terpisah, SR selaku kepala Desa Wonotirto saat disinggung pengaspalan terkait banprov menjelaskan, pengaspalan sudah sesuai spek. Kalau mleot tidak mungkin.
“Mosok aspal kok mleot, bahkan pengembangan sampai 200 meter, untuk materialnya saja masih lebih,” terangnya.
Dia menambahkan, yang jelas masyarakat itu senang, sudah di pasang sesuai keinginan masyarakat dan dilakukan sesuai spek.
“Alhamdulillah untuk drainase sudah selesai, kita juga mengadakan pengembangan, karena di RAB bantuan aspirasi kadang-kadang main tembak saja, tenaga banyak melibatkan warga, swadaya juga. Akhirnya ada pengembangan anggaran dan sudah terealisasi.
“Bantuan banprov pembangunan rehabilitasi jembatan di Dusun Gagak Bening di APBDes kita silpakan, karena waktu yang tidak memungkinkan dan curah hujan masih tinggi. Rencana pembangunan jembatan akan kita kerjakan pada bulan Maret/April 2023,” tandasnya.
(Sunardi)





