RUAS JALAN PENGHUBUNG AGAM-BUKITTINGGI DIPERBAIKI DENGAN ANGGARAN Rp11 MILIAR, SIAP DIPAKAI AKHIR TAHUN 2026

Agam – (SIN) – Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang melaksanakan penyerahan pelaksanaan pekerjaan rekonstruksi jalan strategis yang menghubungkan wilayah Kecamatan IV Koto dan Kecamatan Matur menuju Kota Bukittinggi. Kegiatan ini menjadi kabar gembira bagi ribuan warga yang selama ini menantikan perbaikan akses tersebut.

Berdasarkan surat tugas nomor 600.1.9.3/7/BEDPUTR-AG.VII/2026 tertanggal 20 Juli 2026, ruas yang dikerjakan meliputi jalur Tanjuhan TKD – Jalan Sp. Panta – hingga Batas Kota Bukittinggi. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh pelaksana PT Pasindo Prima Kreasi.

Acara penyerahan dihadiri Kabag Komitmen Kabupaten Agam Widodo, S.T., M.T., Camat Kecamatan IV Koto Subchan, Camat Kecamatan Matur Efendi Idris, S.Sos., M.M., pimpinan PT Pasindo Prima Kreasi, serta para Wali Nagari dan perwakilan masyarakat setempat.

Saat ditemui awak media suarainvestigasi news.com, Camat Matur membenarkan rincian proyek secara resmi:

“Benar, pekerjaan rekonstruksi ruas jalan ini dibiayai dengan anggaran sebesar Rp11 Miliar, dan seluruh tahapan pekerjaan ditargetkan selesai sepenuhnya serta siap dimanfaatkan masyarakat pada akhir tahun 2026. Yang diserahkan hari ini adalah tahap awal pelaksanaan, dan kami akan terus memantau perkembangannya sampai tuntas dengan kualitas terbaik”.

Hingga berita ini diturunkan, tim media Suara Investigasi news.com belum berhasil menghubungi Kabag Komitmen Kabupaten Agam Widodo maupun Pimpinan PT Pasindo Prima Kreasi untuk mendapatkan tanggapan resmi terkait proyek ini. Konfirmasi dari kedua pihak akan kami tambahkan segera setelah komunikasi terjalin.

HARAPAN MASYARAKAT

Sementara itu, warga menyambut gembira kabar ini sekaligus menyampaikan harapannya:

– Bapak candra (Petani): “Semoga dikerjakan dengan baik dan awet, biar lancar pengangkutan ke Bukittinggi

– (Pedagang): “Kami berharap selesai tepat waktu, agar kami bisa beraktivitas dengan nyaman.”kalau sudah hujan jalan sangat licin dan butuh waktu untuk sampai kepasar.semenjak bencana jalan banyak rusak. aktifitas ke Bukittinggi terasa sulit omset terasa menurun.objek wisata sangat sepi

– Bapak Hendra (Warga): “Mohon pastikan saluran air juga dibangun dengan benar, supaya jalan tidak cepat rusak karena air.”

Berita akan diperbarui segera setelah mendapatkan tanggapan dari pihak Kabag Komitmen dan Pimpinan PT Pasindo Prima Kreasi.

(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *