Soal Pemeriksaan Inspektorat Tentang Dana BOS. Ini Kata Kepsek SMKS Bina Karya Mandiri.

Kota Bekasi – (SIN) – Ditengarai setiap kali ada penjadwalan pemeriksaan Dana BOS di sekolah – sekolah SMK pihak sekolah SMKS Bina Karya Mandiri merasa aman dan nyaman pasalnya menurut Drs H Muhamad Nurhadi ketika membuat statement permohonan maaf secara individu kepada wartawan SIN yang waktu berkunjung kesekolah guna mengkonfirmasi diduga adanya beberapa per-komponen penggunaan Dana BOSP Diduga adanya mark-up (edisi SIN Sep-027-Oktober 28) menerima perlakuan super ketat dari keamanan sekolah yang dibenarkan kepsek sudah merupakan aturan SOP Sekolah dan ucapan Bendahara BOS ” Motor apa Mobil pak,bawanya ” disalah satu restro di bilangan kota bekasi,22/10/23 mengatakan,” Soal setiap kali pemerikasaan inspektorat cuma pengarahan yang ujung – ujungnya asal ada kwitansi pembelanjaan dll secara administrasi pasti clear diatas meja,” Pernah saya diminta mengembalikan uang sebesar Rp. 500.000.000.00 karena kesalahan ‘Anak saya” Bendahara BOS Sekolah,ya saya kembalikan atas arahan inspektorat ke Kas Negara,” Paparnya

Masih Nurhadi dengan sikapnya menyatakan pada pesan WhatsApp nya “Saya siap kita kerjasama,” 27/09/23 Chat WhatsApp lengkap melampirkan situs webb berita media rekanan,foto papan mading sekolah ke WhatsApp media SIN.COM namun sampai pada pemberitaan tayang tidak ada penjelasan tentang maksud statement kerjasama itu. Pada saat yang sama ketika dipertanyakan dalam obrolannya ditengah rekan rekan di restro tentang kwitansi penyelamat dirinya manakala kasusnya sudah P21 yang selama tiga tahun bergulir (2020-2022) dengan status tersangka Nurhadi pun menjawab,” Saya simpan baik baik kwitansi fotocopy karena yang asli dihilangkan mereka (Kejaksaan Dan Dinas Pendidikan),indikasi ini saya simpulkan dihilangkan oleh mereka. Saya Sih enjoy saja ketika kartu as itu ada dan mungkin suatu hari akan timbul lagi ” ya’senjata itu akan saya gunakan untuk hantamannya karena hak saya untuk bertahan dan membela diri ketika digoyang sekalipun,” Sembari tertawa.

Ditempat terpisah wartawan SIN.COM mendatangi Kantor KCD III dikawasan ruko Grendwisata Tambun – Bekasi diterima Humas KCD langsung menyampaikan perihal tanggapan berupa konfirmasi kepada pihak KCD III selaku Fasilitator dan Koordinator SMK Kab/Kota Bekasi disampaikan oleh Dindin Humas, KCD ” Saya tidak dapat menjawab pertanyaan konfirmasi abang,nanti saya secepatnya akan sampaikan Koran SIN ini ke Bapak pimpinan KCD III langsung dan saya pastikan abang secepatnya mendapatkan informasinya,” Ucap Humas,kamis,09/10/023.

Lanjut Humas,” Sesuai tupoksi kami disini kami hanya menerima laporan dari temuan rekan media dan untuk persoalan Dana BOS sekolah swasta BKM ini memang lagi trending (Viral,red) paling banyak hantaran persoalan temuan BOS nya dari Media,LSM Dan sosial control lainnya.” Paparnya

Masih Ia ,” ya sekolah swasta bang,kalau dia bagus berjalan maka bagus pula sekolahnya akan tetapi kalau mereka tidak bisa memanajemen dengan baik ya hancurlah mereka,” Tegas Humas disela obrolan.
Bersabarlah Bang’ tunggu statement pimpinan kami menyikapi hal tersebut karena harini tadi pagi pimpinan sudah keluar kantor nanti tindaklanjutnya saya kabari abang ya,”tambah jawaban humas KCD III ketika diperjelas konfirmasinya lewat WhatsApp, 13/10/023.
.
Dibenarkan oleh salah seorang Wali murid yang namanya tidak mau dikorankan “sekolah BKM selama ini tidak ada keterangan tentang Dana dari Pemerintah seperti anggaran BOS dan PIP. “Bahkan anak saya yang sekolah di sana tidak pernah tau itu PIP yang katanya dapet duit secara langsung lewat rekening siswa” Ungkapnya
Lanjut wali murid “Bang untuk kegiatan tour nanti aja kelulusan pihak sekolah selama 5 bulan berjalan aja sudah ultimatum kumpulin 300 ribu/1 bulan nyicil ongkos ke Jogjakarta untuk acara perpisahan ,” Tutur wali murid kepada wartawan,senin,13/10/023..

(YM-Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *