Tanimbar Panen Prestasi GenRe, Pembinaan Generasi Muda Diuji

Kota Ambon – (SIN) – Prestasi dua anak muda Kabupaten Kepulauan Tanimbar di ajang Duta Generasi Berencana (GenRe) Provinsi Maluku 2026 bukan sekadar soal piala. Selestinus Alwer dan Gabriela Jokbeth Ruth Rangkoratat membawa hasil pembinaan generasi muda Tanimbar ke panggung provinsi.

Dalam Grand Final Apresiasi Duta GenRe Provinsi Maluku 2026 di Ballroom Hotel Marina Ambon, Kamis (10/9/2026), Selestinus meraih Juara 1 Duta GenRe Putra, sedangkan Gabriela meraih Juara 3 Duta GenRe Putri.

Dua gelar tersebut menempatkan Tanimbar sebagai salah satu daerah yang berhasil mengirim wakilnya ke podium dalam ajang yang mempertemukan perwakilan putra-putri terbaik dari kabupaten/kota se-Maluku.

Keberhasilan itu sekaligus menjadi ujian atas pembinaan generasi muda yang selama ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.

Bunda GenRe Kabupaten Kepulauan Tanimbar sekaligus Ketua TP-PKK KKT, Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa, hadir mendampingi langsung kedua finalis.

Sheren mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa generasi muda Tanimbar memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat provinsi.

“Ini bukti nyata bahwa anak-anak Tanimbar memiliki kualitas yang luar biasa. Teruslah berkarya dan menjadi teladan bagi teman sebaya dalam merencanakan masa depan,” ujar Sheren.

Grand Final Apresiasi Duta GenRe Provinsi Maluku 2026 diinisiasi Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku. Kegiatan dibuka Ketua Pokja II TP-PKK Provinsi Maluku, Zurnida Ambon, mewakili Bunda GenRe Provinsi Maluku.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Edi Setiawan, sebelumnya menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Prestasi Selestinus dan Gabriela kini menambah catatan capaian generasi muda Tanimbar di tingkat provinsi. Tantangannya bukan berhenti pada podium, melainkan memastikan predikat Duta GenRe benar-benar diterjemahkan menjadi peran nyata dalam mengedukasi dan menjadi teladan bagi remaja lainnya.

Sebab, ukuran keberhasilan pembinaan generasi muda pada akhirnya bukan hanya berapa banyak gelar yang diraih, tetapi seberapa jauh para juara mampu membawa pengaruh positif bagi lingkungannya.

(DP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *