Penguatan Mutu Vokasi: MKKS SMK Kabupaten Lampung Tengah Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pembinaan Bidang SMK

LAMPUNG TENGAH – (SIN) – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Lampung Tengah menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pembinaan Bidang SMK dengan mengusung tema utama “Pendidikan Bermutu Untuk Kita Semua”. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh para Kepala Sekolah SMK negeri dan swasta se-Kabupaten Lampung Tengah guna memperkuat tata kelola institusi, peningkatan mutu pendidikan vokasi, serta memperluas akses lulusan ke perguruan tinggi.

Rapat koordinasi yang dilangsungkan pada Rabu, 4 November 2026 ini menghadirkan sejumlah narasumber penting di bidang pendidikan dan industri. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK, Halimahtusakdiah, M.Pd., Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah VI, Ade Safari, SE, MM, serta Koordinator Pengawas (Korwas) SMK, Sopyan Krishna Aji, M.Pe. Selain itu, acara ini juga menggandeng institusi pendidikan tinggi mitra melalui Tim Politeknik Negeri Lampung (Polinela) serta praktisi industri dari School Media Jakarta.

Arahan Strategis: Tertib Administrasi, Penguatan TEFA, dan Sinergi Sekolah

Dalam arahannya, Kabid Pembinaan SMK, Halimahtusakdiah, M.Pd., menekankan pentingnya kedisiplinan dan ketertiban dalam bidang administrasi sekolah. Ia juga mendorong setiap satuan pendidikan untuk terus memperkuat Teaching Factory (TEFA) di sekolah masing-masing agar kompetensi peserta didik semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Perkuat tertib administrasi, optimalkan Teaching Factory di setiap sekolah, serta perkuat dan jalankan hubungan yang harmonis antara kepala sekolah SMK negeri maupun swasta,” tegas Halimahtusakdiah dalam arahannya.

Strategi Jitu Lulusan SMK Tembus Perguruan Tinggi Negeri

Pada sesi materi lanjutan, Tim Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memberikan sosialisasi khusus mengenai Pendidikan Tinggi Vokasi serta strategi efektif bagi siswa SMK untuk melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Polinela memaparkan sejumlah jalur seleksi yang dibuka, mulai dari SNBP, SNBT, hingga jalur mandiri khusus seperti SMBP-PAN (prestasi akademik/non-akademik), SMBP-T CAT (tes berbasis komputer), serta Jalur Mandiri UTBK yang dikombinasikan dengan wawancara. Jalur ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA dalam rentang usia maksimal 25 tahun.

Beberapa strategi rasional yang direkomendasikan bagi lulusan SMK untuk menembus PTN meliputi:

° Memanfaatkan Jalur SNBP: Siswa yang eligible disarankan memilih program studi D3 atau D4 yang sejalur dengan jurusan SMK saat di sekolah. Portofolio Praktik Kerja Lapangan (Prakerin) milik anak SMK menjadi nilai tambah yang sangat kuat.

° Jalur SNBT sebagai Cadangan: Fokus latihan diarahkan pada pengujian penalaran umum dan literasi, bukan sekadar hafalan.

° Jalur Mandiri Vokasi: Menjadikan Polinela atau politeknik lain sebagai prioritas lanjutan tanpa hanya terpaku pada universitas akademik konvensional.

Digitalisasi Sekolah Bersama School Media

Selain penguatan akademik dan tata kelola, agenda ini juga diisi oleh pemaparan dari praktisi industri School Media Jakarta terkait penerapan sistem digital terpadu untuk sekolah. Materi ini mencakup empat pilar penting digitalisasi manajemen sekolah, yaitu:

 • Website Resmi Sekolah: Sebagai fasilitas nomenklatur dan publikasi resmi agar profil sekolah tampak lebih profesional.

 • Learning Management System (LMS): Platform terpadu untuk mendukung efektivitas kegiatan belajar mengajar serta pelaksanaan ujian secara online.

• Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB): Digitalisasi proses pendaftaran siswa baru agar berjalan lebih praktis, terstruktur, dan efisien.

 • Jurnal Akademik: Pengelolaan administrasi berbasis digital mulai dari rekap jurnal mengajar guru, absensi siswa, hingga sistem pembayaran yang terintegrasi dengan pemantauan orang tua (parent monitoring).

Melalui rapat koordinasi dan sosialisasi ini, MKKS SMK Kabupaten Lampung Tengah optimistis mutu pendidikan vokasi di daerah akan semakin meningkat, melahirkan lulusan yang kompeten, berdaya saing global, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia pendidikan tinggi. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *