Maluku – (SIN) – Sebanyak 10 kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Labuhanbatu, Sumatera Utara, hingga Manokwari, Papua Barat, siap mengikuti tahap presentasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat pada 8–9 Januari 2026 di Jakarta.
Tahapan ini menjadi penentu sebelum penyerahan Trofi Abyakta pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, 9 Februari 2026.
Tujuan presentasi dilakukan untuk menguji sejauh mana para bupati dan wali kota menguasai serta mengimplementasikan program pemajuan kebudayaan di daerah masing-masing, sesuai topik yang telah diajukan dalam proposal oleh masing masing peserta.
Dalam keterangannya, Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, menjelaskan bahwa kesepuluh kepala daerah tersebut dipilih secara ketat oleh Dewan Juri setelah menelaah proposal dan dokumen pendukung yang sangat komprehensif.
“Berkas yang dinilai meliputi proposal utama, video kegiatan, dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), peraturan daerah, tautan pemberitaan media, hingga dokumentasi foto. Totalnya bisa mencapai puluhan hingga ratusan halaman,” ujar Yusuf, yang telah menangani Anugerah Kebudayaan PWI Pusat sejak HPN 2016 di Lombok.
Untuk memastikan keabsahan dan kedalaman program, para kandidat diwajibkan mempresentasikan langsung gagasan dan capaian kebudayaan di hadapan Dewan Juri di kantor PWI Pusat.
Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI 2026
Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI–HPN 2026 berjumlah lima orang, berasal dari berbagai kalangan seperti seniman, budayawan, akademisi, dan pimpinan pers nasional. Mereka adalah
-Dr. Nungki Kusumastuti,Agus Dermawan T, Sudjiwo Tejo, Akhmad Munir,Yusuf Susilo Hartono.
Adapun kesepuluh peserta terdiri atas tiga wali kota dan tujuh bupati, yakni:
Wali Kota Malang – Jawa Timur, Wahyu Hidayat,Wali Kota Samarinda – Kalimantan Timur, Andi Harun,Wali Kota Mataram- NTB – Mohan Roliskana,Bupati Lampung Utara – Lampung, Hamartoni Ahadis,Bupati Temanggung -Jawa Tengah – Agus Setiawan, Bupati Manggarai – NTT – Heribertus Geradus Laju Nabit,Bupati Blora – Jawa Tengah – Arief Rohman, Bupati Labuhanbatu – Sumatera Utara – Maya Hasmita, Bupati Manokwari – Papua Barat, Hermus Indou, Bupati Padang Pariaman – Sumatera Barat – John Kenedy Azis.
Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 mengusung tema “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Media dan Pers.”Penilaian difokuskan pada keterkaitan program dengan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, termasuk aspek inovasi, keberlanjutan, serta dampak program bagi masyarakat lokal, nasional, hingga global.
Selain kategori kepala daerah, PWI Pusat juga menambahkan kategori baru bertajuk “Wartawan dan Komunitas” yang ditujukan bagi insan pers dan komunitas budaya yang konsisten berkarya minimal selama 10 tahun dan berdampak luas. Berdasarkan⁹ penetapan Dewan Juri, kategori akan menerima Trofi Abyakta pada puncak peringatan HPN 2026 di Banten.
*dp**






Backbiome is an advanced daily wellness supplement formulated to help support spinal comfort, reduce feelings of built-up tension, and promote freer, smoother movement throughout backbiome everyday life.