Sidang Perdana Pengajuan PK di PN Gunung Sugih, Candra Guna Serahkan Novum.

Gunung Sugih – (SIN) – Pengadilan Negeri (PN) Gunung Sugih laksanakan sidang perdana pengajuan Peninjauan Kembali (PK) Kasus Pidana dengan Pemohon terpidana Afrizal, Rabu (30/8/2023) di Pengadilan Negeri Gunung Sugih.

Sidang yang dipimpin hakim ketua Restu Iklas, S.H., M.H didamping dua orang hakim anggota, Anugrah R* Lalana Sebayang, S.H., S.T., MH dan Yoses Karismanta Tarigan, S.H., M.H melaksanakan pemeriksaan berkas terkait dengan alasan pengajuan PK yang dilakukan oleh pemohon terpidana Afrizal.

Hal tersebut disampaikan Yoses Karismanta Tarigan, S.H,.M.H selaku Humas Pengadilan Negeri Gunung Sugih yang juga Hakim Anggota dalam Sidang Perdana tersebut.

“Hari ini kita melaksanakan sidang perdana terkait pengajuan PK yang dimohonkan oleh Terpidana Afrizal. Dalam sidang tersebut kita melakakan pemerikasaan berkas terkait Novum (Alat bukti baru) yang diserahkan oleh pemohon melalui kuasa hukumnya.” Jelas Yoses.

Lanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan, akan dilakukan penandatanganan berita acara pemeriksaan yang akan dilaksakan pada hari Senin, (4/9/2023).

“Setelah dilakukan pemeriksaan tadi dan hakim juga sudah menanyakan apakah ada tambahan alat bukti kepada pemohon atau termohon dan jawabannya sudah tidak ada. Maka proses tadi itu akan dituangkan dalam proses penandatanganan berita acara pemeriksaan yang akan dilaksanakan pada hari Senin besok.” Terangnya.

Sementara kuasa hukum terpidana Afrizal alias AFrizal Alfarizi, Candra Guna, S.H membenarkan hari ini telah dilaksanakan sidang perdana pengajuan PK atas nama Aprizal di PN Gunung Sugih, dimana dalam sidang tersebut pihaknya telah menyerahkan Novum.

Canda menjelaskan pada tahun 2017 lalu, Pengadilan Negeri Gunung Sugih telah memutuskan terdakwa Aprizal dinyatakan bebas dengan putusan nomor 228/Pid.B/2017/PN. Gns tanggal 30 Oktober 2017. Namun terkait putusan tersebut, JPU mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI dan akhirnya memutuskan klaen kami bersalah dan dihukum 18 tahun penjara dengan putusan Nomor 295 K/Pid/2018 tanggal 28 Juni 2018.

Terkait permasalah tersebut, pihaknya telah menemukan bukti baru (Novum) untuk mengajukan PK dalam kasus terpidana Aprizal. Dimana ada kesaksian dari terpidana utama dalam kasus tersebut telah mengakui ada paksaan penyebutan nama Aprizal oleh oknum penyidik.

“Kita lakukan PK ini karena adanya Novum dan saksi dalam perkara ini. Pengakuan terpidana atas nama Haris Sanjaya telah dipaksa untuk menyebutkan nama klaen kita oleh oknum penyidik dan itu sudah tertuang dalam Novum yang kita ajukan tadi,” jelas Candra.

Candra menambahkan, selain adanya bukti baru tersebut, setelah pihaknya menelaah dan membaca hasil putusan Mahkamah Agung RI terkait putusan kakasi yang diajukan PJU adanya kehilafan Hakim Agung dalam mengambil keputusan. Dan terdapat perbedaan pendapat (dissenting opinion) antara tiga Hakim agung dalam putusan hakim Mahkamah Agung RI dengan nomor 295 K/Pid/2018 tanggal 28 Juni 2018.

“Disini ada Dissenting Opinion antara Hakim Agung dalam amar putusan tersebut. Dimana Hakim Agung Dr. Gazalba Saleh, S.H,. M.H berpendapat sama dengan putusan Pengadilan Negeri Gunung Sugih. Sedangkan dua Hakim Agung lainnya berpendapat berbeda, karena kalah suara jadi keluarlah putusan tersebut.” Pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20,051 Komentar

  1. Bei mir lauft das Ganze schon seit dem Fruhjahr und muss ehrlich sagen, ich war anfangs skeptisch, ob so ein Laden mit Krypto uberhaupt was taugt. Uber nen Kumpel drauf gekommen, der seit Ewigkeiten Poker mit Bitcoin spielt, und was soll ich sagen – hangen geblieben bin ich am Ende doch. Grade fur deutsche Spieler ist das sowieso manchmal echt zah, was Ein- und Auszahlungen angeht, dazu spater.

    Beim Angebot wird einem nicht langweilig – so grob uber 1500 Slots, inklusive Tische. Die gro?en Namen sind naturlich vertreten: Pragmatic Play mit dem ganzen Kram, dazu Book of Dead, das lauft alles rund. Die Live-Ecke lauft uber Evolution, echte Dealer und Shows wie Crazy Time, da hab ich abends gerne mal zu lange. Aber gut, das Kernstuck ist fur mich nun mal der Pokerbereich – Poker in Bitcoin eben, deswegen bin ich hier.

    Zum Bonus: es gab bei mir die ublichen 100% obendrauf plus rund 200 Free Spins, gestuckelt uber paar Tage. Der Umsatz ist 35-fach, geht klar ehrlich gesagt, aber lest euch die Bedingungen wirklich durch. Ab und zu laufen Freerolls und mal was ohne Einzahlung, so kann man antesten ohne Risiko das Ganze. Die aktuellen Aktionen und Codes seht ihr aktuell direkt bei top bitcoin poker sites falls ihrs genau wissen wollt, die halten das ganz gut aktuell.

    Jetzt zum Nervigen – Withdrawals. Per Bitcoin gings bei mir meist unter ner Stunde, top. Beim Versuch mit Neteller probierte, dauerte es langer und die Verifizierung hat genervt. Die ublichen Zahlwege gehen alle, mal ehrlich der Vorteil von Bitcoin beim Poker ist ja, dass keiner gro? mitliest. Kleinster Einsatz so um die 20 Euro, Anmeldung ging in funf Minuten.

    Mobil lauft es uberraschend gut – ne eigene App gibts fur Android und iPhone, und im Browser klappt es problemlos. Der Kundendienst zu jeder Zeit uber Live-Chat, auf Deutsch war er manchmal ok, aber nicht perfekt, auf Englisch lief es rund. Zur Lizenz ist alles sauber dokumentiert, darauf achte ich. Fur alle hier aus Deutschland, die bitcoin poker spielen antesten mochten – ich zock weiter, schaun wir mal.